EkonomiMorowaliNasionalSultengViral

Luar Biasa, Morowali Miliki Alat Pengering Gabah Kapasitas 30 Ton Terbesar di Sulteng

MOROWALI, Sulawesi Tengah- Tak bisa dipungkiri dikepemimpin Taslim- Najamudin (Tahajud), menahkodai Kabupaten Morowali sangat memberikan perhatian penuh kepada warga yang berprofesi sebagai petani padi.

Pemda Morowali melalui Dinas Pertanian (Distan) Morowali, banyak membuat gebrakan hebat untuk meningkatkan kesejahteraan petani padi. Mulai dari tanam hingga panen padi secara gratis, menyediakan koperasi simpan pinjam bagi petani, memberikan Jamsostek kepada petani, dan yang terkini menyiapkan alat pengering gabah kapasitas 30 ton.

Alat Pengering Gabah itu “Vertikal Drayer Kapasitas 30 ton” bertempat di desa Limbo Makmur, Kec. Bumi Raya, diresmikan langsung Bupati Morowali, Drs. Taslim didampingi Kadis Pertanian Morowali, Andi Irman disaksikan warga petani di area tempat tersebut, Minggu (22/05/2022).

Hal ini terealisasi, tidak terlepas dari kebijakan Bupati Morowali yang konsisten memberikan perhatian penuh kepada para petani. “Olehnya, atas nama petani menyampaikan terimakasih kepada bapak Bupati yang telah memberikan perhatian penuh kepada para petani,” ucap Kadis Pertanian Morowali Andi Irman.

Dikatakan Andi Irman, bahwa pengoperasian vertikal drayer kapasitas 30 ton yang ada di Desa Limbo Makmur, merupakan Vertikal Drayer terbesar di Sulteng. Yang ada biasanya kapasitas 7 ton sampai 10 ton tapi di Morowali berkapasitas 30 ton, sangat luar biasa.

Lanjutnya, Selain itu vertikal drayer kapasitas 30 ton itu, anggaranya bukan dari APBN tapi murni anggaran ABPD Morowali sebesar Rp. 3 Milyar, APBD Tahun 2021. Dan penggunaan anggaran tersebut, sudah dinyatakan sesuai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Alhamdulillah Pak Bupati bahwa kemarin sudah di audit dari BPK dan dinyatakan tidak ada masalah, ini satu kesyukuran buat kita semua,” kata Andi Irman mantap.

Perhatikan Pemda Morowali kepada petani, kata Andi Irman memberikan yang terbaik. Berkomitmen mengutakan kualitas, semua sumber daya yang ada untuk kemakmuran petani termasuk berbagai Alsintan yang digelontorkan Pemda kepada petani diberikan yang terbaik.

“Kami tidak mau kegiatan-kegiatan semacam itu semata-mata asal jadi tetapi bagaimana supaya kualitas yang terbaik, pokoknya yang terbaik kita berikan kepada petani,” pungkas mantan Kabag Infokom Morowali itu.

Ditempat yang sama, salah satu perwakilan petani I Gede Wibawa menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali yang telah memberikan bantuan pengering gabah atau vertikal drayer kepada petani di Desa Limbo Makmur.

Bantuan pengering gabah tersebut dinilai sangat tepat sasaran, karena apa yang menjadi keluhan petani selama ini dapat terpenuhi dan mendapatkan perhatian dari Pemda Morowali

“Bantuan alat ini sudah sangat tepat, karena petani padi panen di dua musim yaitu musim panas dan hujan, maka alat ini nantinya dapat digunakan di saat musim hujan datang. Sekali lagi, terimakasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada pak Bupati dan pak Kadis Pertanian, ucap I Gede Wibawa.

Bupati Morowali, Drs.Taslim dalam sambutannya menghimbau kepada petani untuk memanfaatkan serta menjaga bantuan alat pengering gabah yang telah diberikan Pemda Morowali kepada petani.

Alat pengering gabah ini diharapkan nantinya, akan menjawab persoalan-persoalan keluhan gabah panen yang dirasakan petani saat musim hujan berlangsung.

“Jadi, salah satu tujuan alat ini untuk menjawab persoalan petani yang dikeluhkan selama ini. jadi, mari kita rawat kita jaga dan manfaatkan alat ini untuk kesejahteraan petani,” harap Kader Partai Nasdem itu.

Acara tersebut selain dihadiri Bupati dan Kadis Pertanian Morowali, juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Morowali, Pj. Setda Morowali Yusman Mahbud, sejumlah pimpinan OPD, Camat Witaponda, Kapolsek Bumi Raya, Danramil Bungku Tengah, Warga petani setempat dan para undangan lainnya.

(PATAR JS)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp