Mahasiswa Untad Protes Keras Pernyataan Nur Sangadji
Nuansapos.Com – Dr Ir Muh Nur Sangadji, Dosen Fakultas Pertanian yang menulis Opini di salah satu media Online, diprotes mahasiswa.
Tulisan Nur Sangaji itu dinilai telah mendiskreditkan posisi dan peran mulia Mahasiswa dan Perguruan Tinggi.
Didit, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako menyatakan dirinya bersama mahasiswa lainnya akan menagih pertanggung jawaban Nur Sangadji atas opini sesatnya itu.
Apalagi kata Didit, dalam opininya Nur Sangadji secara terbuka menyampaikan bahwa mahasiswa dan rektor bekerja sama membuat kriminal. “Saya rasa, itu pernyataan yang tidak mencerminkan etika seorang akademisi. Apalagi dirinya seorang Doktor yang dalam pikiran kami pasti memiliki pandangan berkualitas. Tapi kenyataannya malah terbalik, logikanya absurd dan tidak berbudaya,” tegas Mahasiswa semester 6 tersebut.
Pernyataan tanpa bukti itu lanjut Didit, juga tidak mencerminkan logika, dangkal yang tak patut dinyatakan oleh seorang Doktor. Apalagi kata Didit Nur Sangadji sering mengaku lulusan luar negeri tapi ternyata wawasannya terbatas.
Olehnya tambah Didit, dia bersama mahasiswa Untad lainnya akan meminta pertanggung jawaban atas pernyataan sang Doktor tersebut.
Pernyataan tentang kasus kriminal yang diproduksi di kampus juga harus dipertanggung jawabkannya. Selain itu, tuduhannya tentang Mahasiswa dan Rektor yang bersama-sama melakukan kriminal kata Didit harus di jelaskannya.
“Pak Doktor itu harus jelaskan, Mahasiswa di kampus mana dan Rektor di kampus mana yang dia maksud. Dia harus jantan menjelaskan karena ini sudah menjadi konsumsi publik. Jangan sampai dia justru hanya menebar fitnah,” tegas Didit.
Didit juga mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar aksi damai dan melaporkan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh Nur Sangadji ke Polda Sulteng.
“Kami akan pilih melapor ke Polda daripada kami sendiri yang membereskan dengan cara kami sendiri. Jadi lebih baik kami tempuh jalur hukum,” tutupnya.
Sementara Nur Sangadji yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa opininya tidak bermaksud seperti yang disangkakan Didit.
Diaj menghimbau agar tidak membaca tulisannya secara sepotong-sepotong agar bisa di cerna secara utuh.
“Orang harus baca artikel tuntas dari awal agar tahu alur fikirnya. Kan ada Mahasiswa yang kedapatan mencuri di Kampus dan sudah ditangkap di Polda Sulteng. Terus adalagi Rektor yang ditangkap KPK. itu jelas kan?Jadi bukan seluruh Mahasiswa, banyak koq mahasiswa yang masih baik tapi dirusak oleh oknum yang bersangkutan. Begitu juga Rektor, masih banyak yg baik tapi dirusak oleh Rektor yg bersangkutan.
Demikian ungkap Nur Sangadji lewat pesan WhatsAap yang dikirimnya ke Nuansapos.Com Jumat (29/5) malam tadi.