Pengungkapan Kasus Sepanjang Tahun 2022, AKBP Yoga Pimpin Konferensi Pers
Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, pimpin langsung Konferensi Pers Akhir Tahun 2022. (Foto: Humas Polres Banggai)
Luwuk.Nuansapos.com – Pemaparan hasil kinerja sepanjang tahun 2022 digelar dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2022, bertempat di Lobi Mapolres Banggai, Kamis (29/12) siang.
Didampingi Wakapolres Kompol Margiyanta SH, Kasat Narkoba AKP Haryadi SH, Kasat Lantas AKP I Made Bagus Aditya bersama Kasi Humas Iptu Al Amin S Muda, Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, memimpin langsung kegiatan Konferensi Pers tersebut.
Orang nomor satu di Polres Banggai ini dalam keterangannya mengatakan, jumlah tindak pidana selama tahun 2022 mengalami penurunan dibanding tahun 2021.
“Ditahun 2021 jumlah kasus sebanyak 664 kasus, sedangkan di tahun 2022 sebanyak 643 kasus,” ungkapnya.
Selama tahun 2022 tindak kriminalitas didominasi oleh penganiayaan biasa dengan jumlah kasus 179, urutan kedua didominasi kasus pencurian biasa sebanyak 86 kasus, 60 kasus perlindungan anak dan 41 kasus penganiyaan secara bersama-sama.
“Minuman keras adalah salah satu faktor pemicu terjadinya tindakan kriminalitas. Oleh karena itu, miras terlarang ini akan terus diberantas tuntas, terlebih menjelang tahun baru 2023,” ucapnya.
Terkait pemberantasan peredaran narkoba, AKBP Yoga menyebutkan, tahun 2022 Satnarkoba Polres Banggai menangani 65 kasus dengan jumlah barang bukti 305 sachet narkoba jenis sabu dan 11.954 butir pil koplo, sedangkan tahun 2021 sebanyak 58 kasus dengan barang bukti berjumlah 372 sachet narkoba jenis sabu dan 8.980 butir pil koplo.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Banggai juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, yang telah berperan aktif membantu kerja aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Banggai.
“Mari bersama-sama kita berantas peredaran narkoba ini, dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya aktifitas peredaran barang terlarang ini,” imbaunya. (Yunai)