Tuntutan Korupsi Dana Desa Panjo Digelar Pekan Depan

0
843

PALU,Nuansapos.Com – Kasus penyalahgunaan anggaran Dana Desa Panjo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah yang menyeret dua terdakwa yakni Plt Kepala Desa Panjo, Prawira Lagatondo dan Bendahara Desanya, Rober Pakunde sudah dalam proses penuntutan JPU dari Kejaksaan Poso.

Jika tidak ada halangan tuntutan kasus dengan nomor perkara 14/Pidsus-TPK/2020/PN Pal dan nomor perkara 15/Pidsus-TPK/2020/PN Pal itu rencananya akan dibacakan pada sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palu pada, Selasa (9/6) minggu yang akan datang.Kacabjari Tentena, I Wayan Sukardiasa,SH

“Jika tidak ada halangan, sesuai jadwal akan digelar Selasa pekan pekan depan,” demikian ungkap Kacabjari Tentena, I Wayan Sukardiasa, SH Rabu (3/6) kemarin.

Kasus itu sendiri kata Wayan juga ikut memeriksa 17 saksi dengan kapasitasnya masing-masing.

Yakni Kepala Dusun III sekaligus Kepala Tukang pembangunan PAUD Panjo Robinson Dongalemba, Asdin Tarima sebagai Kepala Dusun I dan pekerja Tukang pada pembangunan Drainase, Anggota BPD Alfiarus Tarima, Kepala Dusun II Tius Bintiri, Andelion Walenta sebagai Tukang Drainase, Alferius Tarima sebagai anggota BPD, Kasi Pembangunan Tomi Hermawan, Kasi Pemerintahan Aprianus Mengkudju, Amina Gaji, Eden Moraku, Davis, Manubulu, Dewisrie Sau, Ulion Tumompa, Ambrosius Pundlau, I Wayan Astarana dan Suhartin J Lumani, SE dari Inspektorat.

“Sedangkan saksi Suhartin merupakan saksi ahli dari Inspektorat Poso yang ikut dihadirkan ke persidangan,” jelas Made seperti yang sudah dilansir media online Sinarsulteng.Com.

Sesuai tuntutan perbuatan kedua terdakwa Prawira Lagantondo dan Rober Pakunde telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 214.856.000.

Perbuatan kedua terdakwa diatas merupakan tindak pidana sebagaimana yang di atur dalam Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here