UU Cilaka Bikin Celaka, Demo di Morowali Hampir Chaos Dan Sempat Menegangkan

0
289

 

Morowali NP
Gelombang Demontrasi dari berbagai elemen bangsa Indonesia yang kita cintai ini tak terelakkan, Mahasiswa dan berbagai elemen bersatu turun ke jalan melakukan protes kepada para punggawa yang duduk di singgasana.

Tak terkecuali di Kab.Morowali Prov.Sulteng ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali melakukan aksi demontrasi di depan Kantor DPRD Morowali, bahkan dalam aksi tersebut hampir terjadi chaos dan sempat menegangkan (08/10/2020).

Pantauan media ini sempat dua kali terjadi aksi dorang terobos blokade polisi di halaman kantor DPRD Morowali yang disusul dengan lemparan gelas air mineral serta bakar ban mobil yang menimbulkan kepulan asap membumbung ke atas.

Hal ini terjadi sehubungan dengan pengesahan RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka)/Omnibus law menjadi UU Cilaka yang telah disahkan 05 Oktober lalu oleh DPR-RI membuat sebuah penolakan besar dimasyarakat.

Pasalnya, UU Cilaka dinilai menghisap dan menghilangkan hak buruh/pekerja dan mengancam eksploitasi atau kerja rodi bagi para buruh/pekerja serta rawan bikin celaka.

Para demontrans secara tegas menolak UU Omnibus Law yang lagi-lagi dinilai banyak mengakomodir kepentingan investasi ketimbang buruh, yang ujung pangkalnya sangat merugikan kaum buruh.

“Kami menolak tegas UU Omnibus law yang hanya menguntungkan investor sementara kaum buruh butung, Olehnya DPRD Morowali kami minta untuk mendukung aksi hari ini,” Teriak Panji selaku Korlab dengan suara lantang dan di amini rekan-rekannya.

Setelah para demontrans melakukan orasi selama kurang lebih 3 jam, anggota DPRD Morowali baru keluar dan menemui para demontrans.

Dalam negosiasi yang dilakukan, disepakati untuk membuat berita acara yang isinya bentuk dukungan DPRD Morowali terhadap penolakan UU Omnibus Law dengan nomor: 910/741/DPRD/X/2020 dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kuswandi bersama 20 anggota DPRD lainnya.

Adapun isi berita acara tersebut yakni:

1.DPRD Morowali mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali untuk melakukan penolakan UU Omnibus Law yang menurut Aliasi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali sangat merugikan haka-hak Buruh akibat disahkan UU Omnibus Law.

2.DPRD Morowali akan meneruskan apirasi Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Serta DPR RI di Jakarta terkait ditetapkanya UU Omnibus Law yang menurut Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali tidak berkeadilan.

3.DPRD Morowali mendukung sepenuhnya kepada Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali untuk melakukan pengujian UU tersebut pada lembaga yang diberikan kewenangan untuk dilakukan pengujian Pasal demi Pasal sehingga tuntutan Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali dapat terpenuhi.

4.DPRD Morowali mendukung sepenuhnya kepada Mahasiswa dan Rakyat Morowali, untuk melakukan langkah-langkah konstitutional untuk menolak UU Omnibus Law, yang menurut pengkajian Aliansi Mahasiswa Dan Rakyat Morowali tidak berkeadilan.

Usai berita acara di buat, para demontrans membubarkan diri dengan tertib dan di akhiri dengan aksi bersih-bersih pungut sampah bersama aparat keamanan yang dipimpin langsung Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno SH, SIK, MIK.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here