Bupati Poso DAS Disomasi Terkait Proyek Jalan Dan Jembatan Kabose

0
617

POSO, Nuansapos.com – Melalui advokasi dan konsultan hukum pada kantor “Muslim Mamulai Associates”, beralamat di jalan R.A. Kartini no 08 Palu – Sulteng, yang dikuatkan berdasarkan surat kuasa khusus, tertanggal 07 September 2020, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu (DAS), pada tanggal 09 September 2020 mendapatkan somasi (teguran hukum) dari Roby Huiyadi, ahli waris lahan seluas 148 meter persegi dengan nomor sertifikat hak milik nomor 192/1984 atas nama Candra Huiyadi.

Pasalnya, rumah tinggal beserta tempat usaha yang ada diatas lahan tersebut milik dari Candra Huiyadi, yang terletak di Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota, belum lama ini telah rata dengan tanah, akibat digusur untuk kepentingan proyek pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan antara Kayamanya – Bonesompe (Kabose), oleh Pemda Kabupaten Poso.

“Memang benar, belum ada sosialisasi resmi kepada kami, tapi sudah digusur. Untuk itu saya telah melakukan somasi kepada Pemda Poso,” ucap Robi Huiyadi, kepada sejumlah media, Minggu (13/9).

Bahkan Robi pun menegaskan kalau pihaknya belum pernah dipanggil oleh pihak Pemda Kabupaten Poso, untuk membicarakan terkait dengan lahannya, yang akan dijadikan jalan dalam proyek tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Poso, Yan E. Guluda saat dimintai keterangannya terkait adanya somasi tersebut mengaku belum tahu hal itu. “Saya belum tahu, baru dengar kalau ada somasi,” akunya

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Poso melalui Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Mahrud mengaku jika hal tersebut sedang berproses dan akan segera diselesaikan. “Sedang diselesaikan dan dalam waktu dekat akan segera dilakukan ganti ruginya,” ujarnya.

Mengutip isi poin ke tujuh dari Somasi (teguran hukum) yang ditandatangani oleh kuasa hukum ahli waris, DR.Muslim Mamulai SH.MH, Susanto Suganta SH dan Benyamin Sunjaya SH,”diminta kepada Bapak Bupati Kepala Daerah Kabupaten Poso, dapat menyelesaikan secara musyawara mufakat, terhitung 14 (empat belas) hari kalender, sejak diterimanya Somasi (teguran hukum) ini, dan bilamana tidak ada penyelesaian, maka kami akan segera mengambil upaya hukum lebih lanjut, baik melalui ranah pidana, maupun ranah perdata, atas kerugian yang telah terjadi”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here