Dipanggil Polisi Tanpa Pendampingan Anak Dibawah Umur Ketakutan!!!

Palu, Nuansapos.com – Pemanggilan penyidik Polres Poso terhadap anak dibawah umur yang disangkakan melakukan persetubuhan dengan salah satu siswi SMP berinisial ARB (14) menarik perhatian publik.
Banyak pihak mempertanyakan pemanggilan tersebut, pasalnya pemanggilan terhadap JT yang nota bene juga masih di bawah umur itu tanpa disertai orang tua atau pengacara sebagai pendamping hukumnya.
Pemanggilan itu secara langsung juga telah menimbulkan rasa ketakutan terhadap JT apalagi didalam kasus itu ada keterlibatan anggota polisi sebagai orang tua dan pelapor dari kasus tersebut.
“Harusnya ada pendamping karena terlapor juga masih di bawah umur, takutnya ada intimidasi,” ungkap salah satu pengacara kepada media ini.
Pelaporan terhadap JT yang masih berumur 17 tahun itu sendiri diduga bermula dari kekecewaan mantan pacarnya (ARB) yang mungkin marah karena diputus oleh JT.
“Mungkin dia marah sehingga dia lapor torang pe perbuatan sama orang tuanya,” ujar JT kepada Media ini, Minggu (25/9/2022).
Ditanya soal bagaimana kronologi sehingga terjadinya persetubuhan tersebut.
Menurut JT bermula dari perkenalan mereka di Palu yang kemudian berlanjut saat mereka ketemu lagi sewaktu ARB pulang ke Bada, Kecamatan Lore Selatan sekitar bulan April 2022 lalu.
“Waktu itu bulan April sekitar jam 11 malam, torang baku chat janjian ketemu. Kebetulan tidak ada orang di rumahku sehingga terjadi sudah peristiwa itu. Dia yang datang ke rumahku,” jelas JT.
Setelah kejadian itu hubungan mereka masih berjalan baik-baik saja namun entah kenapa tiba-tiba kata JT dirinya diantarkan surat panggilan untuk menghadap besok, Senin (26/9/2022) pukul 10 pagi.
“Kejadiannya bulan April makanya saya kaget kenapa nanti so putus baru dia melapor,” ungkap JT yang mengaku ketakutan menghadapi panggilan tersebut.
Kasat Reskrim Poso, Anang Mustaqim yang berusaha dimintai keterangan terkait prosedur pemanggilan anak di bawah umur tanpa disertai pendamping tidak bersedia memberikan komentarnya.
Pesan WA yang dikirim media ini tidak ditanggapinya demikian pula saat di telepon tidak mau mengangkat HPnya.