Diterjang Angin Puting Beliung, Seorang Warga Desa Meko Meninggal Dunia

0
68

POSO, Nuansapos.com – Bencana alam angin puting beliung disertai petir dan hujan deras mengakibatkan beberapa rumah warga dan tempat ibadah (Gereja) rusa parah. Peristiwa ini terjadi di Desa Meko Kecamatan Pamona Barat, pada Sabtu, (17/04/2021), sekitar Pukul 16.45 Wita.

Dalam kejadian ini salah satu warga meninggal dunia akibat kena runtuhan bangunan (kayu) dari gereja yang terbang mengenai bagian punggung korban.

Salah seorang warga desa menuturkan bahwa saat kejadian tersebut terjadi membuatnya dirinya dan warga desa lainnya sangat panik.

ā€¯Kejadiannya sangat mencekam, saya lari keluar dari rumah dan melihat atap berterbanganā€¯. Ungkap sumber media ini yang melihat langsung kejadian naas itu.

Dihimpun dari beberapa sumber bahwa, adapun kerugian materil yaitu :

1 (Satu) Unit Bangunan Gereja Katolik Desa Meko bagian atap bangunannya terlepas (atap seng beserta kayu atap terlepas).
1 (Satu) buah Rumah Pastori (Asrama Pendeta) Gereja Toraja Desa Meko terlepas bagian atap.
1 (Satu) Unit Rumah Warga Desa Meko Milik Dicky atap rumah terlepas.
1 (satu) Unit Kantor Puskesmas Meko rusak bagian atap terlepas dan tempat parkir Mobil Ambulance Rubuh.

Selain itu, dalam kejadian ini, juga menelan korban 1 (Satu) warga Desa Meko meninggal dunia bernama YUNIAWATI TABARU, wanita usia 23 Tahun, yang mengalami luka robek di bahu Kiri bagian bawah akibat tertimpa kayu bangunan atap Gereja yang terlepas.

Dari keterangan yang diperoleh, saat ini pemerintah setempat bersama unsur terkait termasuk pihak Polsek Pamona Barat dan Babinsa dibantu warga desa setempat melakukan upaya penyelematan yang terkena Musibah.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, hanya saja diperkirakan kerugian material dampak kejadian tersebut lebih kurang sebanyak 130 Juta Rupiah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here