Hukum KriminalNasionalSultengViral

Gagal Total ! Ratusan Milyar Rupiah Melayang, Proyek Jembatan Kabose Poso Tidak Tepat Sasaran !!!

Poso, Nuansapos.com – Pembangunan jembatan Kabose Poso, Provinsi Sulawesi Tengah yang rencananya membedah Sungai Poso dari Kelurahan Kayamanya ke Kelurahan Bonesompe Kecamatan Poso Kota gagal total !

Gaung pembangunan bertajuk menjadikan jembatan Kabose sebagai ikon pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Poso saat ini tidak terdengar lagi.

Propaganda yang sebelumnya begitu keras digaung-gaungkan pemerintah untuk pembangunan jembatan itu, saat ini telah berubah jadi sinyalemen adanya korupsi dibalik perencanaan hingga pembangunan jembatan yang tidak selesai-selesai tersebut.

Pembangunan jembatan Kabose di Poso seibarat pembangunan Wisma Atlit dalam proyek Hambalang, hanya jadi media korupsi dan dikeroyok secara berjamaah untuk keuntungan kelompok yang beberapa diantaranya sudah dikerangkeng selama bertahun-tahun di penjara.

”Seibarat proyek Hambalang, ratusan milyar melayang pekerjaan tidak selesai -selesai, ” ungkap sumber media ini.

Investigasi sementara media ini, terdapat begitu banyak kejanggalan dan dugaan pelanggaran proyek jembatan yang telah menyedot uang rakyat senilai ratusan milyar itu.

Indikasi pelanggarannya terjadi sejak awal perencanaan jembatan tersebut.

Fisik jembatan sebagai inti pekerjaan yang seharusnya dibangun diabaikan, yang dikerja duluan malah bahu jalan yang saat ini mulai terancam rusak.

Tak hanya soal inti pekerjaan, penempatan jembatan yang kemudian mengambil titik awal di depan Mall Kayamanya juga menjadi sorotan yang perlu disikapi Gubernur, Kajati dan pihak aparat hukum lainnya.

Bocoran yang berhasil diperoleh media ini, jembatan itu harusnya dibangun sekitar 500 meter dari letaknya sekarang ini atau disekitar penurunan jalan dekat perbatasan Kelurahan Moengko.

Namun entah mengapa, reposisi jembatan itu belakangan di ubah dan dipindahkan ke lokasi sekarang ini.

Indikasi adanya unsur tukar guling kongkalingkong pembebasan lahan dari proyek tersebut tersinyalemen ikut terselip untuk mengeruk keuntungan dari mega proyek jembatan tersebut.

“Harusnya dibangun di sekitar penurunan Kelurahan Moengko bukan di depan Mall, mungkin karena kepentingan lahan sehingga dipindahkan ke tempatnya saat ini,” tambah sumber Minggu (24/4/2022).

PPTK pembangunan jembatan Kabose , Irsyad Tjambi yang dikonfirmasi media ini, Minggu (24/4/2022) belum memberikan keterangannya.

Meskipun pesan singkat yang dikirim sudah dibacanya namun dia belum memberikan tanggapannya.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp