Hari Ini Kadis Pariwisata Sulteng Undang Penemu Hantu Monyet dan 2 Pemandu Wisata Profesional

0
461
Ft.Sulteng.antaranews.com

Palu NP – Penemuan Hantu Monyet yang umum dikenal dengan sebutan Tangkasi atau Tarsius di Donggala mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, I Nyoman Sariadijaya sehingga dia berinisiatif mengundang Kasman sebagai penemunya ke kantor Pariwisata hari ini Senin (18/11).

Tarsius temuan Kasman di Donggala

Selain Kasman, Nyoman juga mengundang 2 pemandu wisata khusus Birdwatching, Nurlin dan Tour/Trekking Guide, Deddy untuk membicarakan tindaklanjut penemuan tersebut.”Saya tunggu hari Senin di kantor jam 2 siang” demikian undangan yang dikirim Nyoman lewat saluran WatsApp grup yang baru di bentuknya Sabtu (16/11) pekan kemarin.

Walaupun belum ada penelitian khusus dan penjelasan detail  tentang jenis Tarsius temuan Kasman itu, yang pasti tekstur wajah dan mata Tarsius yang ditemukan Kasman itu memiliki tipikal yang sedikit jauh berbeda dari Tarsius-Tarsius yang pernah ditemukan di Poso dan Togean Tojo Una-una maupun di daerah lainnya.

Salah satu jenis Tarsius yang ditemukan di Gorontalo Ft. Ardhy

Tarsius temuan Kasman di Donggala itu kelihatan lebih manis dan memiliki bola mata yang lebih silinder.

Nurlin sebagai salah satu pemandu wisata dan anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia Cabang Palu, Sulawesi Tengah  yang juga ikut di undang dalam pertemuan bersama Kepala Dinas hari ini. Kepada Nunasa Pos berinisiatif menjadikan temuan Kasman itu sebagai salah satu maskot baru Sulawesi Tengah yang akan dikembangkannya lewat paket yang akan di promosikannya ke sejumlah travel agency baik domestik maupun mancanegara.

”Temuan Pak Kasman itu sangat unik dan menarik, saya pikir ini bisa di paketkan dan dijual ke agen-agen travel baik lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Kasman dan Nurlin dalam sebuah pemanduan birdwatching di Taman Nasional Lore Lindu

Olehnya Nurlin berharap pihak dinas mau berpartisipasi dan ikut mendukung niatnya tersebut.

“Untuk pengembangan objek Sulawesi Tengah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri olehnya saya berharap ada perhatian dari pemerintah daerahnya,” himbaunya (NP05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here