Ini Jawaban Penyebab Meninggalnya seorang PDP Di Poso

0
450

POSO NP – Penyebab meninggalnya seorang PDP Poso yakni seorang wanita muda berusia 18 tahun berinisial G, akhirnya terjawab sudah, menyusul diterimanya hasil test Swab PCR (Polymerase Chain Reaction) dari pihak laboratorium Makassar, yang menyatakan negatif akibat virus corona.

Sebagaiman yang diutarakan oleh dr.Marwan Neno selaku Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Poso, pada sejumlah pewarta melalui sambungan telepon dari Posko Jurnalis Poso Liputan Civid-19, Sabtu (02/05/2020).

“Pada tanggal 1 Mei 2020, kami sudah terima hasil test Swab PCR dari balai laboratorium Makassar, sehingga dapat dipastikan bahwa almarhuma nona G ini meninggal bukan karena terpapar virus corona,” ungkapnya, seraya kembali menjelaskan,”Dari hasil test tersebut sangat jelas dan sekaligus untuk menjawab, kalau PDP Poso yang meninggal dunia itu, bukan atau negatif virus corona,”terangnya.

Diakuinya, PDP Poso yang meninggal dunia itu terserang penyakit demam berdarah, meskipun dari hasil pemeriksaan laboratoriumnya di RSUD Poso, mengarah ke penyakit virus corona, tapi hasil rapid tesnya negatif, begitu juga hasil Swab PCR nya pun negatif Covid-19.

“Memang saat wawancara sebelumnya saya sempat bilang pasien itu tidak mungkin dilakukan untuk test Swab, karena kondisi pasien yang tidak stabil, tapi kami kemudian berupaya agar pasien tetap harus di ambil sampelnya,”tutur Marwan.

Marwan juga mengatakan untuk menentukan seorang pasien itu positif atau negatif Covid-19, harus dilakukan rapid tes dan tes Swab PCR sebanyak dua kali.

“PDP Poso yang meninggal, hanya sempat sekali saja dilakukan test Swab, hal ini disebabkan karena pasien tidak lama jalani perawatan di RSUD Poso,”terangnya

Seperti diketahui, PDP Poso berinisial G (18) warga Desa Kelei Kecamatan Pamona Timur, menghembuskan nafas terakhir di ruang isolasi RSUD Poso pada Rabu malam (29/04/2020) sekitar jam 22.30 Wita, setelah sehari dirawat oleh tim medis RSUD Poso. Dan telah dimakamkan dengan prosedur Covid-19, di lokasi pekuburan Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Poso Kota

Sebelumnya PDP Poso tersebut merupakan pasien rujukan dari RS Sinar Kasih Tentena dengan keluhan panas tinggi dan sesak nafas. Ditambah lagi memiliki riwayat perjalanan dari Kabupaten Sidrap, Sulsel. Olehnya pihak Gugus Tugas Covid-19 Poso kemudian memasukannya dalam kategori PDP baru.(NP06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here