Ruas Jalan Yang Menghubungkan Antara Tangkura, Dewua Dan Sangginora Lumpuh Total

0
1487

POSO NP – Kondisi ruas jalan puluhan kilometer yang menghubungkan antara tiga desa yakni  Tangkura, Dewua dan  Sangginora Kecamatan Poso Pesisir Selatan, hingga berita ini terbit belum bisa dilalui, oleh semua jenis kendaraan alias lumpuh total.


Kondisi ini terjadi menyusul akibat hujan deras yang mengguyur hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Poso, pada hari Rabu petang 29 April hingga Kamis subuh 30 April 2020, pekan ini.

 

“Sampai malam ini, belum ada mobil yang lewat, karena banyak sekali titik tanah longsor dengan material kayu dan batu yang tutupi jalan,”ungkap seorang warga Desa Tangkura, pada pewarta nuansa pos.com, Sabtu malam (02/05/2020), sekira pukul 19.00 wita.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Kecamatan Poso Pesisir Selatan Amrullah Malewa, saat dikonfirmasi pewarta media ini melalui sambungan nomor teleponnya.

“Iya benar, kondisi jalan antara Desa Tangkura dengan Desa Sangginora, belum bisa dilewati, baik kendaraan roda empat, mau pun roda dua,”ucap Ulan sapaan akrabnya.

Hanya saja kata dia, sudah ada upaya pengerjaan pembersihan semua material longsor yang menutupi jalan raya oleh pihak Dinas PU Provinsi Sulteng, dengan menggunakan dua unit alat berat.

“Sudah mulai hari ini (Sabtu.red), upaya pembersihan material longsor telah dilaksanakan, dengan menggerakkan dua unit alat berat milik Dinas PU Provinsi Sulteng. Upaya ini dapat terlaksana atas langkah koordinasi Pemda Poso dengan pihak Dinas PU Provinsi Sulteng di Palu.”akunya.

Hanya saja kata Ulan, awal pengerjaannya dimulai dari Desa Sangginora, yang jaraknya 20 kilometer dari wilayah pemukiman warga Desa Tangkura.

“Pengerjaannya memang dimulai dari Desa Sangginora. Mengingat dua alat berat itu asalnya dari Palu, sehingga mobilisasinya dipilih melewati jalur wilayah lembah Napu,”imbuhnya.

Menjawab pertanyaan pewarta media ini, Ulan menambahkan, selain terisolasi akibat tanah longsor, kondisi terkini Desa Sangginora dan satu desa tetangganya yakni Desa Dewua, tidak ada penerangan lampu listrik dari PLN.

“Kondisi dua desa bertetangga ini, lagi tidak ada penerangan dari PLN, yang kemungkinan besar ada jaringan kabel yang terganggu atau putus akibat adanya tanah longsor,”akunya seraya berharap semoga semuanya segera bisa diatasi dengan cepatnya. Mengingat, ruas jalan ini, merupakan askes jalan satu – satunya yang menghubungkan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Poso.

Untuk kondisi terkini Desa Tanggkura pasca dilanda banjir bandang ujar Ulan kembali menambahkan, saat ini sudah mulai berangsur normal. Bahkan bantuan kemanusian dari pihak Pemda Poso pun sudah dibagikan pada warga setempat, termasuk aksi pengobatan gratis dari pihak Puskesmas Tangkura.(NP06)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here