Ini Poin- Poin Disampaikan Gubernur Sulteng Saat Teleconference Bersama Bupati/Walikota

0
883

Wartawan : Sumardin Husain

PARIMO, nuansapos.com | Pemerintah Sulawesi Tengah tidak main main dalam menangani penyebaran Corona Virus Disease Nineteen (Covid- 19). Sikap tegas Gubernur Sulawesi Tengah dalam mengambil langkah langkah penanganan Preventif Covid- 19 perlu diapresiasi.


“Saya telah memesan alat Tes Corona Virus. Kita akan menyediakan itu,”Tegas Longki saat Vidio Teleconverence Metting bersama Bupati Walikota se Sulawesi Tengah, Selasa (31/3/20).

Tidak hanya itu, Gubernur Sulawesi Tengah juga menyampaikan poin poin penting untuk segera ditindaklanjuti oleh seluruh Bupati Walikota. Berikut kata Gubernur :

1. Sesuai keputusan bersama melalui Rapat DPR RI serta melalui permintaan komisi II bahwa meminta Menteri Dalam Negeri agar memerintahkan semua Kepala Daerah yang melakukan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 untuk ditunda, dan telah disepakati Pilkada tahun 2020 belum ditentukan apakah di tahun 2021 atau 2022 dilaksanakan.

2. Diminta Daerah agar segera merealokasi anggaran biaya Pilkada kepada penanganan Covid- 19. “Ini sudah ada dokumen resminya DPRD bersama Pemerintah kemarin”Ujar Longki.

3. Kepala Daerah diminta membentuk Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid- 19 sesuai Pedoman yang dikeluarkan BNPB dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.
“Mohon dengan sangat para Bupati Walikota untuk segera membuat SK Gugus Tugas dimasing masing wilayahnya,”urainya.

4. Sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo bahwa menyangkut anggaran Penanganan Covid- 19 diminta kepada semua kepala Daerah merealokasikan anggaran, merefungsikan anggaranya di dalam anggaran anggaran penyesuaian atau perubahan untuk segera menangani masalah Covid di wilayah masing masing.

5. Tidak ada alasan bahwa kepala daerah tidak mempunyai anggaran, kekurang anggaran dan lain sebagainya. Karena semua daerah diberikan kewenangan untuk menggeser anggaran yang ada didalam APBD.

“Saya tahu bahwa APBD sudara sudara sudah kami Asistensi, tetapi semua itu bisa digeser sesuai perintah dan kepentingan untuk Penaganan Covid- 19.

6. Dalam penaganan Covid- 19 dibantu oleh pihak kepolisian, TNI dan semua elemen penting untuk bersama sama, bergandengan tangan menagani penyebaran Virus Corona.

7. Masing masing Bupati Walikota menganggarakan pergeseran anggaran yang ada di APBD-nya untuk anggaran pencegahan Covid Nineteen.
“Ini sudah ada perintah secara tertulis, tinggal kita mau jabarkan selanjutnya,”Tuturnya.

8. Surat Gubernur Sulawesi Tengah kepada seluruh Gubernur di daerah perbatasan, bahwa masing masing Gubernur se Sulawesi prinsipnya setuju dalam melakukan pengawasan ketat. Semula Jam yang diusulkan dibuka yaitu dari jam 06.00 Pagi sampai Jam 02.00 malam. maka oleh beberapa Gubernur meminta untuk lebih di perkecil waktunya yaitu dibuka mulai jam 07.00 Pagi sampai jam 17.00 sore dan itu berlaku didaerah perbatasan.

“Ini akan terlibat peran kita Kabupaten Kota se- Provinsi Sulawesi Tengah baik Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan berbagai Dinas Dinas lain termasuk TNI Polri akan membantu di daerah perbatasan itu,”Ungkapnya.

9. Adapun jam tutup di perbatasan yaitu jam 17.00 wita sore sampai jam 07.00 wita Pagi, terkecali yang bisa melintas kendaraan Truk Logistik, Truk Pangan, Truk BBM, Truk Bank BNI dan lain sebagainya.

Rislan / IKP Diskominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here