Ketua DPRD Sulteng Serahkan Bantuan Korban Banjir Bandang Desa Lengkeka

0
1286
Ketua DPRD Sulteng Hj. Nilam Sari Lawira

POSO NP – Ketua DPRD Sulteng Hj. Nilam Sari Lawira yang juga ketua tim pemenang Rusdi Mastura / Ma’mun Amir, diwakili Ketua Garda Nasdem Sulteng Farid Podungge, turun ke lokasi kejadian guna menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako) dan beras kepada warga masyarakat Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, korban terdampak banjir bandang yang terjadi pada hari Selasa tanggal 03 Maret 2020, pekan ini.

Farid dalam keterangannya mengatakan bahwa langkah inisiatif ketua DPRD Sulteng ini dilakukan semata-mata didasari atas rasa kepedulian dan kemanusiaan, tanpa ada unsur kepentingan lainnya apalagi politik.


“Sebagaimana petunjuk dan arahan ibu ketua DPRD Sulteng, semua bantun sembako, beras bahkan tikar dan keperluan anak balita serta selimut ini harus diserahkan langsung kepada warga Lengkeka korban dampak banjir bandang,”terangnya kepada pewarta Nuansa Pos, disaat persiapan pemberangkatan rombongan menujuh lemba Bada, Kamis sore (05/03/2020) pekan ini, sekira pukul 15.30 wita.

Farid yang juga wakil ketua PWI Sulteng menambahkan bantuan sembako dan beras yang akan diserahkan ini, bisa bertambah dengan jenis bantuan lainnya, yang akan disesuaikan dengan kebutuhan warga yang sifatnya mendesak.

“Kami juga akan melakukan evaluasi lapangan terhadap kebutuhan dasar hidup dinilai masih kurang. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan pada satu atau dua jenis barang bantuan, sementara ada yang belum tercukupi,”tuturnya.

(kedua dari kiri) Ketua Garda Nasdem Sulteng, Farid Podungge foto bersama tim relawan Nasdem Sulteng. FOTO : David

Seperti yang telah diberitahkan Nuansa Pos edisi sebelumnya, peristiwa becana alam itu diawali oleh turunnya hujan yang terjadi pada pukul 13.00 siang yang mengguyur Desa Lengkeka dan sekitarnya kurang lebih satu jam lamanya.

Baru sekira pukul 14.00 arus air banjir bandang mulai terjadi, hingga berlangsung hampir dua jam kedepan lamanya.

Dampak kerusakan pun terjadi dimana ada sedikitnya 10 rumah hanyut, 11 rumah rusak berat dan kurang lebih 51 rumah rusak ringan.

Data terakhir ada sebanyak tiga orang warga harus dilarikan ke Puskesmas akibat luka dan satu orang ibu rumah tangga bernama Masran Lambagu (50) yang masih dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan.(NP06).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here