Rakornis Pariwisata Se-Sulteng 2022 Resmi di Buka “Semoga Mampu Melahirkan Ide dan Rumusan Kemajuan Ditengah Pandemi Covid-19”
Palu, Nuansapos.com – Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) program pariwisata se-Sulawesi Tengah secara resmi di buka Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Wakil Gubernur Sulteng, Drs. H Mamur Amir, Kamis (24/3/2022).
Kegiatan rutin tahunan dinas pariwisata yang rencananya digelar selama tiga hari sejak hari ini Kamis 24 Maret di vila Bukit Doda, Kabupaten Sigi tersebut dihadiri oleh 94 peserta terdiri dari.

Kepala-kepala Dinas pariwisata Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Tengah, Kepala Bappeda Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Daerah Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Kehutanan Sulteng, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Kepala Balai Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Kepala Balai Taman Nasional Togean (TNKT), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, Kepala Badan Penelitian Pembangunan Daerah Sulteng, Gahawisri Sulteng, GIPI Sulteng, PHRI Sulteng, Asita Sulteng, HIPMI Sulteng, LPPM Untad, APJI Sulteng, Asosiasi Media dan Himpunan Pramuwisata Sulawesi Tengah.

Suriaman, M.Si
Panitia pelaksana dalam laporan yang dibacakan Sekretaris Dinas Pariwisata Sulteng, Drs Suriaman, MSi mengatakan.
Dasar pelaksanaan kegiatan Rakornis Pariwisata tahun 2022 ini mengacu pada UU nomor 25 tahun 2004, UU nomor 17 tahun 2007, UU nomor 10 tahun 2009, UU 23 tahun 2003 dan PP nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010 – 2025.
Masih pada kesempatan yang sama Suriaman juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan kehadiran para peserta.

Bupati Sigi, Mohamad Irwan, S.Sos, M.Si sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan yang diwakilkan kepada Staf khusus, Ma’mun Maragau, S.Sos mengatakan.
Kepariwisataan memiliki peran yang sangat penting dan berkonstribusi bagi ekonomi dan lapangan kerja.
Menurut Ma’mun kepariwisataan sebelumnya telah memberikan pemasukan yang sangat besar bagi pendapatan negara ini.
Namun memasuki masa covid-19, keadaan itu berubah drastis dimana pendapatan tersebut mengalami penurunan yang sangat signifikan.
Pihaknya berharap melalui Rakornis 2022 akan mampu memberikan ide dan komitmen untuk kemajuan kepariwisataan di Sulawesi Tengah.
“Dengan Rakornis ini diharapkan bisa melahirkan rumusan dan kebijakan di bidang kepariwisataan,” ujarnya.

Hampir senada, Wakil Gubernur dalam sambutannya mengatakan, kepariwisataan memiliki prospek yang sangat menjanjikan dan dapat menurunkan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah.
Olehnya, berbicara soal pariwisata kata Wagub perlu pendekatan yang persuasif.
“Kepariwisataan sangat menjanjikan sementara kepala dinas perannya hanya memfasilitasi. Menyangkut pariwisata perlu pendekatan persuasif dalam rangka pendapatan daerah dan mengurangi tingkat pengangguran,” tukasnya.

Pembukaan Rakornis yang dihadiri langsung Kepala Dinas Pariwisita Sulteng, Dra. Diah Agustiningsih Entoh, M.Pd dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata dan atraksi musik bambu serta tarian budaya tradisional khas Kaili, Sulawesi Tengah.
