Soal Pasien Positif C-19 Bupati – Ketua DPRD Morowali Saling Tuding

0
1533

MOROWALI NP – Kasus corona di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah berbuntut panjang dan berujung pada saling salah menyalahkan antara Bupati Morowali Drs. Taslim dan Ketua DPRD Morowali, Kuswandi.

Bupati Morowali, Taslim 

Adanya 4 pasien hasil rapid test yang di vonis positif Covid-19 dari Kabupaten itu menjadi biang dari perang argumen kedua orang penting di wilayah penghasil nikel terbesar di Asia tersebut.

Pernyataan Ketua DPRD Morowali, Kuswandi yang merasa geram dan menganggap jebolnya pertahanan medis di Kabupaten itu akibat kelalaian PT. IMIP balik dibantah oleh Bupati Morowali.

Kuswandi 

Menurut Bupati, tudingan Ketua DPRD Morowali itu tidak berdasarkan fakta sebab 4 orang yang disebut terpapar Covid-19 itu baru berdasarkan hasil rapid test yang belum tentu positif berdasarkan hasil SWAB.

Oleh karena pernyataannya itu Taslim yang juga pernah duduk sebagai anggota dewan menganggap Kuswandi  tidak mampu membedakan apa yang maksud dengan Rapid Test dan hasil Swab dalam istilah medis yang digunakan dalam kasus pendeteksian Covid-19.

Sementara Ketua Gugus Covid-19 Kabupaten Morowali, Ashar Ma’ruf yang juga adalah Kadis Kesehatan Morowali kepada Nuansa Pos yang mengkonfirmasinya Minggu (26/4) membantah jika karyawan yang dipersengketakan itu adalah karyawan perusahaan IMIP.

“Tidak benar” jelas Ashar lewat pesan WA yang dikirimnya ke Redaksi media ini.

Ashar Ma’ruf

Namun demikian dia tidak menepis adanya orang yang terpapar positif C-19 di wilayah pemantauannya.

Menurut dia jumlah orang positif Covid-19 di Morowali berjumlah 3 orang.

2 diantaranya sedang dirawat di Rs. Undata Palu sementara 1 yang satunya lagi adalah orang yang sebelumnya memiliki kontak langsung dari salah satu yang positif dari 2 orang yang sedang di rawat di Rs Undata tersebut.

“Positif Morowali 3 pak, 2 sedang dirawat di Undata dan 1 adalah kontak langsung dari salah satu yang positif dari 2 orang yang sedang dirawat di Undata tersebut” sambungnya lagi “bukan karyawan dan tinggal di Bahodopi buka usaha jual barang elektronik .. demikian” ungkapnya (NP05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here