Sidang Kode Etik Kapolsek di Parimo Digelar Besok

0
286
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto

PALU,NUANSAPOS.COM – Setelah bekerja marathon selama sepekan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) akan melakukan sidang kode etik terhadap ID mantan Kapolsek  di Parigi Moutong (Parimo).

Yang bersangkutan diduga keras telah melakukan tindak asusila terhadap korbannya S wanita 20 tahun warga Desa Mertasari Kecamatan Parigi.

“Bidpropam Polda Sulteng telah bekerja ekstra untuk menyelesaikan berkas perkara oknum ID,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulteng, Kombes.Pol Didik Supranoto, di Mapolda Sulteng, Jumat (22/10) pagi tadi.

Didik juga mengatakan, berkas perkara sudah selesai dan telah mendapatkan saran hukum dari Bidang hukum (Bidkum) Polda Sulteng, sehingga Bidpropam mengagendakan sidang kode etik, besok hari Sabtu (23/10) pagi.

“Karena terkait dugaan kasus asusila, sehingga pelaksanaan sidang digelar tertutup,” ungkapnya.

Masih kata Didik, terkait kasus pidana umum oleh oknum tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng.

“Saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan bila penyelidikan dianggap cukup selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk menentukan dapat tidaknya ditingkatkan ke tahap penyidikan,” katanya.

Dari penyidikan inilah kata dia, kembali dilakukan gelar perkara untuk menetapkan siapa tersangkanya.

“Besok hari Sabtu (23/10) apapun keputusan hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) akan disampaikan kepada publik,” pungkasnya.

Demi kebebasan sang Ayah S relah ditiduri oknum Kapolsek. Kasusnya sedang dalam penanganan Propam Polres Parigi Moutong. Ft Istimewa

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya perlakuan asusila terhadap S bermula saat korban dan ibunya datang menjenguk ayahnya yang sedang ditahan di Polsek karena terlibat kasus pidana.

Saat menjenguk itulah Kapolsek meminta nomor HP Korban kemudian berjanji akan membebaskan ayah Korban asalkan Korban bersedia melayani hasratnya.

Karena tak ada pilihan lain Korbanpun akhirnya terbujuk rayuan Kapolsek dan bersedia melayani hingga terulang hingga 2 kali.

Belakangan Pelaku ingkar janji sehingga Korbanpun melaporkannya ke Propam Polres Parigi Moutong.

Menyikapi kelakuan anak buahnya Kapolda minta maaf dan berjanji akan bekerja lebih profesional lagi..

Perbuatan Pelaku sendiri akhirnya viral dan mendapat perhatian semua pihak bahkan Kapolri sendiri naik pitam dan marah terhadap perlakuan Kapolsek yang telah di copot tersebut.

Kapolda Sulteng sendiri sudah mendatangi Korban dan keluarganya dan meminta maaf atas kelakuan anak buahnya. Kapolda juga  berjanji akan bekerja secara profesional lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here