Sebanyak 40.548 Ternak Bantuan Diserahkan, DPKP Morowali: Kami Bekerja Seperti Angin Tidak Kelihatan Tapi Dirasakan
MOROWALI, Sulawesi Tengah- Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Morowali melaksakan penyerahan secara simbolis bantuan bibit ternak kepada kelompok ternak di Morowali untuk program penambahan populasi dan peningkatan produktivitas serta memperbaiki mutu genetik ternak menuju Morowali Sejahtera. Bertempat di kantor Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Jum’at (29/07/2022).
Kadis DPKP Morowali, Andi Irman dalam sambutannya mengatakan bahwa Penyerahan ternak khususnya di Kabupaten Morowali hampir setiap tahun dilaksanakan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Morowali.
Dari sejak tahun 2018 sampai 2022 ini, bantuan ternak yang sudah diserahkan Dinas DPKP Morowali berjumlah 40.548 ekor kepada kelompok ternak yang ada di kabupaten Morowali.

“Kami Dinas DPKP Morowali mengcopy apa yang pernah Pak Bupati katakan, bekerja seperti angin tidak kelihatan tapi dapat dirasakan,” ucap Andi Irman mantan Kabag Infokom Morowali itu.
Dijelaskannya, Bantuan ternak berjumlah 40.548 ekor itu merupakan jumlah total keseluruhan jenis ternak bantuan yang sudah diserahkan bersumber dari APBD dan APBD tingkat I maupun APBN, dimana total keseluruhan jumlah sapi sudah sebanyak 3.734 ekor.
Hal ini merupakan kerja nyata dinas DPKP Morowali untuk mewujudkan cita-cita Morowali sejahtera bersama yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terang Andi Irman.
Pada kesempatan itu, Dilaporkan juga bahwa saat ini virus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada hewan ternak sedang melanda ternak secara nasional. Olehnya Kadis Andi Irman menghimbau peternak menjaga ternaknya agar tidak tertular virus PMK.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan peternak agar ternaknya tidak tertular virus PMK yakni menjaga kebersihan kandang ternak, memberikan vitamin yang cukup termasuk menjaga kebersihan diri pemilik ternak dan lain sebagainya.
“Olehnya, Kedepan kita rencanakan akan melakukan safari ternak untuk mensosialisasikan tentang virus PMK ini, sekaligus kita harapkan ternak yang ada di Morowali sudah terdaftar masuk asuransi termasuk peternaknya lewat BPJS ketenagakerjaan,” himbau Andi Irman.

Disampaikan juga bahwa seluruh masyarakat Morowali yang berprofesi sebagai Peternak, Berkebunan, dan Petani semua masuk asuransi BPJS Ketenagakerjaan dengan syarat dan ktentuan yang berlaku.
“Jadi, selain Ternak, pemilik ternak juga di asuransi termasuk petani dan warga yang berprofesi berkebun,” ungkapnya sembari berharap agar kedepannya bantuan seperti ini akan dapat berlanjut seterusnya.
Diserahkan juga klaim asuransi sapi sbsar 8 JT, BJPS kmatian 42 JT
Bupati Morowali, Drs.Taslim pada kesempatan itu mengatakan bantuan ternak yang diserahkan untuk menambah jumlah ternak kita dan juga memperbaiki keturunannya yang kwalitasnya lebih baik dari daerah lain.
Diharapkan dengan pemberian bantuan ini dapat menambah jumlah ternak kelompok, yang penting tidak di jual terkecuali sudah berkembang kemungkin bisa untuk dijual.
“Kita ingin pemberian bantuan ini dapat menambah jumlah ternak kita, dengan harapan Morowali akan swasembada daging,” tutur Taslim panjang lebar.

Diakhir acara, diserahkan juga klaim asuransi sapi sebesar Rp. 8 juta, dan juga klaim kematian ke BJPS ketenagakerjaan sebesar Rp. 42 juta yang diserahkan langsung Bupati Morowali didampingi Kadis DPKP Morowali.
Selain Bupati dan Kadis DPKP Morowali, kegiatan turut dihadiri Kapolres Morowali, perwakilan Dandim 1311/Mrw, perwakilan Kejari Morowali, anggota DPRD Morowali, sejumlah pimpinan OPD, para kepala Desa Se-kecamatan Bungku Tengah dan warga Desa Sakita serta undangan lainnya.
(PATAR JS)