Teroris yang Mati Ditembak Satgas Tinombala di Poso Asal Ambon

0
1278

PALU NP – Salah satu anggota teroris yang menamakan dirinya sebagai Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RGS yang pada Sabtu (25/4)  akhir pekan lalu berhasil ditembak mati petugas Ops Tinombala di kawasan pegunungan biru Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ternyata berasal dari Ambon.


RSG sendiri merupakan anggota dari kelompok teror pimpinan Ali Kalora yang selama ini beroperasi di wilayah sepanjang bentang pegunungan dan perkebunan-perkebunan masyarakat yang ada di Kabupaten Poso.

Tewasnya anggota MIT itu sendiri merupakan hasil dari operasi Tim Satgas Tinombala yang pada Sabtu pekan lalu sedang melaksanakam patroli dikawasan yang dicurigai menjadi tempat persembunyian kelompok seporadis bersenjata tersebut.

Menurut keterangan Kepolisian, kronologi tewasnya RGS itu bermula saat Satgas Tinombala melihat adanya pergerakan mencurigakan dari kelompok Orang Tidak di Kenal (OTK) yang kebetulan berpapasan saat mereka sedang melakukan operasi di wilayah tersebut.

Namun saat diminta untuk berhenti kelompok itu malah balik menembak aparat sehingga terjadi kontak tembak yang akhirnya menewaskan RGS, pria asal Ambon yang selama ini memang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pasca kontak tembak terjadi Tim Satgas kemudian langsung melakukan penyisiran dan menemukan RGS yang sudah bersimbah darah dan akhirnya tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kejadian pada Sabtu 25 April 2020 sekitar pukul 15.50 Wita di pegunungan Padopi Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.Adapun identitas satu DPO yang tewas adalah RGS berasal dari Ambon,” jelas Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH, MH kepada wartawan saat Konfrensi Pers di Aula Rumkit Bhayangkara, Senin (27/4/2020) pagi tadi (Bidhumas Polda Sulteng/NP05)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here