Anwar Hafid NGOPI Bareng Wartawan Morowali Bahas Berbagai Hal dan Berikan Solusi Jitu

Morowali NP
Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Anwar Hafid Ngobrol Pintar (NGOPI) Bareng Wartawan Morowali, bahas berbagai hal yang sedang dikeluhkan banyak masyarakat saat ini. Sekaligus, menyampaikan solusi jitu atas sejumlah persoalan yang dirasakan masyarakat Morowali.
Kegiatan itu dalam rangka silaturahmi Idul Fitri, yang dikemas sederhana dan penuh keakraban. Bertempat di Kafe puncak Ba’a Desa Ifi Kec.Bungku Tengah Morowali (17/05/2021).
Pada kesempatan tersebut, mantan Bupati Morowali dua periode itu membeberkan berbagai hal yang segera harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bersama stakeholder teknis.
“Ada beberapa hal yang harus segera ditindaklanjuti Pemda. Diantaranya, Persoalan krisis listrik, Dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas tambang perusahaan nakal dan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu,” beber Anwar.
Wakil Rakyat Dapil Sulteng itu menjelaskan, persoalan krisis listrik yang sedang melanda Kab.Morowali sangat berdampak besar terhadap reputasi daerah yang dikenal sebagai penghasil industri tambang terbesar di dunia.
Selain itu, yang terpenting adalah pemenuhan hak masyarakat akan kebetuhan penerangan listrik yang normal. karena kondisi ini sudah sangat menganggu kenyamanan masyarakat. Olehnya, Pemda dan DPRD bersama PLN Morowali harus mengambil langkah konkrit.
“Bupati Morowali, DPRD dan PLN harus bersama untuk bertemu langsung pimpinan Sultenggo di Manado bicarakan hal ini,” jelas Anwar.
Anwar Hafid yang didampingi Ketua DPC Demokrat Morowali, yang juga Wakil Ketua I DPRD Morowali Sarifudin Hafid secara lantang menyampaikan berbagai persoalan pelik, yang kini dirasakan masyarakat untuk segera di tangani.
Demikian halnya, persoalan dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat dikarenakan ulah perusahaan nakal yang tidak mengindahkan kaidah pertambangan.
Perlu ketegasan Pemda Morowali untuk memberikan sanksi tegas sebagai efek jera, sekaligus warning bagi perusahaan lainnya. sehingga, persoalan lingkungan menjadi perhatian penuh para investor tambang untuk dijaga.
“Saya juga mendengar dan membaca di media bahwa air bersih warga Desa Bete-Bete terdampak akibat aktivitas perusahaan tambang. Dalam kondisi seperti ini dibutuhkan keberanian dan ketegasan Pemda Morowali untuk memberikan sanksi tegas bagi perusahaan yang telah merugikan masyarakat,” tegas Anwar Hafid.
Anwar yang dijuluki bapak pembangunan Morowali itu, menyampaikan bahwa yang tak kalah penting adalah persoalan pelayanan kesehatan, harus dipastikan seluruh masyarakat Morowali kurang mampu memperoleh kesehatan gratis.
Dengan sistem BPJS kesehatan saat ini dan kerjasama daerah jangan sampai ada masyarakat kesulitan untuk memperoleh pelayanan kesehatan karena tak terdata.
“Disini dibutuhkan peran Pemda Morowali, Kepala Desa (Kades) termasuk teman-teman Wartawan untuk memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu sudah memperoleh jaminan kesehatan secara gratis,” Terang Anwar.
Diakui Anwar, bahwa sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan Pemda Morowali saat ini sudah baik. tetapi pendataan menyeluruh ke masyarakat harus dapat dipastikan terakomodir sampai ke pelosok desa karena masalah data merupakan persoalan yang sulit diselesaikan.
Berbeda dengan sistem kesehatan gratis di zamannya, siapa saja datang berobat asal masyarakat Morowali, maka ia wajib mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
“Sekarang sudah baik tetapi harus terkoneksi dengan data BPJS kesehatan, pendataan ini harus dipastikan sampai kemasyarakat pelosok. Peran teman-teman wartawan disini sangat penting, untuk dapat menggali informasi langsung soal pendataan tersebut,” imbuhnya.
Dalam pertemuan itu banyak hal diperbincangkan, selain beberapa persoalan diatas termasuk isu pemekaran Sultim, tugas-tugasnya di komisi II DPR RI dan hal lainnya.
Diperbincangkan akhir, Anwar selaku anggota DPR RI Dapil Sulteng bertekad akan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki demi kemajuan Indonesia Sulawesi Tengah dan Kab.Morowali.

Usai berdiskusi, kurang lebih dua jam dlanjutkan santap makan siang dan Poto bersama.