Kebakaran Tolitoli, Ombusdman Sulteng Angkat Bicara 

0
515

 

“Pemkab  Wajib Tanggap Darurat”


Kepala Perwakilan Ombusdman Republik Indonesia (ORI) Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah

PALU NP  – Kebakaran massal  yang menghanguskan lebih dari 350 rumah di Tolitoli, ditanggapi serius pihak Ombusdman Sulawesi Tengah .

Lembaga pengawasan publik itu menegaskan, Pemerintah Kabupaten segera membangun sistem pengembangan unit pemadam kebakarannya sehingga dapat mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayahnya.

Temuan Ombusdman dari Sidak 2018 lalu menyebutkan hampir semua sarana dan prasarana yang terkait dengan penanganan pemadam kebakaran yang tersedia sebenarnya sudah tidak layak pakai bahkan hampir tidak ada satupun dari mobil Damkar yang bisa beroperasikan secara maksimal.

“Belajar dari pengalaman musibah kebakaran di Sidoarjo Tolitoli, pemerintah daerah penting menyiapkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Sedih kita melihat jatuhnya korban dan ludesnya 385 rumah akibat dari buruknya sistem pelayanan pemadam kebakaran yang tersedia,” ungkap Kepala Perwakilan Ombusdman Republik Indonesia (ORI) Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah kepada sejumlah wartawan Selasa (04/2) kemarin.

Terhadap penanganan korban Tolitoli, kepada Pemerintah Daerah diingatkannya agar serius memberikan perhatian dan perlindungan maksimal khususnya terhadap  korban perempuan dan anak-anak.

“Perhatian khusus berikan kepada perempuan dan anak korban kebakaran dalam hal kebutuhan dan perlindungan baik tempat tinggal di tenda pengungsian, pangan di dapur dapur umum, sarana kesehatan dan utamanya keamanan bagi mereka,” tegasnya.

Kebakaran Toli-Toli yang terjadi pada Minggu (02/2) sekitar pukul 23.30 wita itu sendiri mengakibatkan 385 rumah warga rata dengan tanah serta menimbulkan jatuhnya 1 korban jiwa yang terjebak dan ditemukan  dalam kondisi hangus tebakar (NP05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here