Polisi Diminta Tidak Mengintimidasi Pemerhati Danau Poso

0
371

 

Stevandi

Palu NP – Aksi demonstrasi tolak usut pengerukan Sungai Danau Poso yang semakin gencar dilakukan massa aksi yang tergabung dalam  forum Satu Indonesia Untuk  Danau Poso akhirnya mendapat tanggapan dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

DPRD lewat 4 perwakilan dari Nasdem dan PKB yang menerima para demonstran dalam kurun waktu 2 atau 3 hari ini berjanji akan mengundang dan melakukan hearing bersama sejumlah instansi pemerintah yang berkaitan dengan pengerukan sebagai dasar pembentukan badan musyawarah (Bamus) dan menyampaikannya kepada para demonstran.

“Kami akan  mengundang instansi terkait yang berkaitan dengan pengerukan itu, hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu 2 atau 3 hari ini,” jelas perwakilan DPRD kepada massa aksi Selasa (10/12) kemarin.

Sebelumnya, massa aksi yang mengambil rute longmarch dari gedung Untad lama itu sempat mampir ke Polda Sulteng dan Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sulawesi Tengah. Kepada kedua lembaga tersebut para demonstran meminta pihak kepolisian tidak melakukan intimidasi terhadap pemerhati peduli Danau Poso  serta meminta Komnas HAM membentuk tim dan melakukan ferivikasi pelanggaran dilapangan.

Sementara Koordinator aksi Satu Indonesia Peduli Danau Poso, Stevandi kepada Nuansa Pos mengatakan akan kembali menurunkan massanya dalam jumlah yang lebih besar jika tuntutan mereka tersebut tidak dipenuhi.”Jika tuntutan kami diabaikan maka kami akan kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya(NP05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here