Polres Poso Bekuk Polisi Gadungan Berpangkat Kombes

0
1633

POSO NP Tim Unit Tindak Pidana Umum Reskrim Polres Poso berhasil mengamankan 2 warga Poso  berinisial UI dan SI  yang di duga melakukan penipuan terhadap Muhtar warga Desa Landangan, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Dalam melakukan aksinya kedua tersangka menggunakan media elektronik (Handphone) sebagai sarana untuk mengelabui korbannya.


Hal tersebut terungkap saat Press Release digelar Reskrim Polres Poso di Mapalres Poso, Kamis (30/01) kemarin.

Bripka Frengky dalam pemaparannya mengatakan, kronologi kejadian bermula saat Muhtar menghubungi UI dengan maksud meminta bantuannya untuk mengurus anak korban yang sudah di pecat dari kesatuan Kepolisian RI.

Selanjutnya UI kepada korban kemudian mengatakan jika dia mempunyai seorang sahabat di Mabes Polri berinisial  SI yang kata UI bernama Irwan berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dan memegang kedudukan penting sebagai petinggi di tubuh Kepolisian RI.

Selain mempromosikan SI sebagai Kombes, tersangka UI juga ikut memastikan jika SI yang katanya Kombes itu bisa membantu mengembalikan anak korban pada posisinya sebagai polisi  asalkan korban bersedia mengirimkan sejumlah uang pelicin sebagai persyaratannya.

Mendengar penuturan UI yang sangat meyakinkan itu, korbanpun akhirnya percaya dan menurut semua permintaan  termasuk  uang yang diminta pelaku.

“Korban dimintai uang oleh tersangka SI, yang katanya  sebagai Kombes Irwan. Karena merasa yakin,  akhirnya korban mengirim uang sebanyak Rp 117 juta ke rekening atas nama Irwan dan Edwin sebagaimana hasil pembicaraan korban dengan tersangka. Pengiriman uang dilakukan secara bertahap,” jelas Frengky kepada sejumlah wartawan.

Belakangan korban mulai curiga terhadap kedua tersangka setelah yang keduanya kembali memintai tambahan dana sebesar Rp 75 juta yang menurut kedua tersangka akan digunakan sebagai biaya pengurusan anaknya tersebut.

Mengetahui dirinya sudah tertipu korbanpun akhirnya melaporkan kedua tersangka ke bagian layanan pengaduan Polres Poso yang tak lama kemudian langsung bergerak dan berhasil membekuk kedua pelaku.

Akibat perbuatannya kedua tersangka akan dijerat dengan UU tentang  Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Keduanya dijerat dengan pasal 28 ayat 1 jo Pasal 54 Undang Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun,” tegas Frengky.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Poso, AKBP Darno SIK melalui Kasubag Humas Polres Poso, Aiptu Basirun kepada seluruh masyarakat Poso mengimbau agar tidak mudah percaya terhadap iming-iming atau janji apalagi yang mengatasnamakan Kepolisian untuk mempermudah atau meloloskan sesuatu harapan yang diinginkan secara instan.

“Masyarakat diminta selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan aksi-aksi kejahatan yang mengatasnamakan kepolisian. Jika ada yang mengalami hal seperti ini, segera melaporkannya ke pihak Polisi setempat, seraya menambahkan kedua tersangka saat tengah mendekam di sel Polres Poso, menunggu proses hukum selanjurnya (NP06).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here