Sempat Diskors, Sidang Bupati Poso Vs Nuansa Pos Akhirnya Dilanjutkan Lagi

0
1901

PALU NP Setelah sempat diskors karena belum hadirnya salah satu dari dua Kuasa Hukum yang bertikai, sidang perkara antara Bupati Poso, Darmin Sigilipu dan Koran Harian Nuansa Pos Palu akhirnya dilanjutkan lagi.

Sidang yang digelar di PN 1 Palu dengan agenda penyerahan surat bukti tergugat pada Selasa (11/2) itu tidak berlangsung lama dan hanya dihadiri oleh masing-masing 1 Kuasa Hukumnya yakni Erol Kimbal, SH dari pihak Darmin Sigilipu dan Andi Makassau, SH, MH dari kubu Nuansa Pos Palu.


Tergugat II Irfan Pontoh bersama Kuasa Hukum Andi Makkasau SH,MH

Perseteruan hukum antar 2 kubu itu sendiri dilatar belakangi oleh rasa ketidaksenangan Darmin terhadap 5 pemberitaan Nuansa Pos berjudul “Bupati Poso Didera Isu Perselingkuhan” (15 Mei 2019), “Memalukan …!!! Fakta Baru Dugaan Perselingkuhan Bupati Poso” (16/Mei 2019), “Dugaan Perselingkuhan Bupati Poso” (17 Mei 2019), “Terkait Dugaan Perselingkuhan Bupati Poso Komnas HAM : Itu Sangat Tidak Patut” (18/Mei 2019), Dugaan Selingkuh Bupati Poso, Dalam Bayangan Kisah 4 Bupati Yang Digoyang Skandal Asmara” yang ditulis  oleh Tergugat II, Irfan Pontoh saat dia masih menjabat sebagai Pimpinan Redaksi di koran tersebut.

Erol Kimbal, SH 

Walaupun Kuasa Hukum Darmin, Erol Kimbal SH pada perbincangan bersama Nuansa Pos diluar persidangan Selasa (11/2) kemarin bersikeras mengatakan bahwa berita yang dinaikan Irfan itu tanpa dikonfirmasi terlebih dahulu  namun faktanya berbicara lain.

Menurut Irfan berita itu ditulisnya berdasarkan data rekaman dan sudah melalui proses permintaan klarifikasi ke Darmin.

“Saya memang yang naikan berita itu namun bukan tanpa data melainkan berdasarkan rekaman suara yang didalamnya ikut menyebutkan adanya indikasi permainan sex yang disebut oleh VT. Rekaman itu sendiri sudah beredar luas di tengah masyarakat.Sebelum menaikannya sudah saya konfirmasi terlebih dahulu ke pak Darmin,” jelas Irfan kepada media ini.

Bayu Alexander Montang,SH

Sementara Bayu Alexander Montang, SH yang dianggap melakukan intervensi terhadap kelima judul itu dimana kemudian dia ikut serta diseret sebagai Tergugat II dalam perkara tersebut hanya berujar.

“Silahkan cek ke box Nuansa Pos bagaimana status saya. Disitu ditulis Non Aktif karena memang sejak saya terpilih menjadi anggota DPRD saya sudah non aktif dimana posisi sejak tanggal Oktober 2014 sudah digantikan oleh Cikita Montang,” tegasnya.

Bukti (Non Aktif) Bayu Alexander Montang di box Nuansa Pos 

Pengakuan Bayu Montang itu ikut pula dipertegas oleh Ida yakni salah satu mantan karyawan Nuansa Pos sebagai pihak yang membuat surat pengunduran diri Bayu tersebut.

“Benar sejak 01 Oktober 2014 Bapak (Bayu Montang-red) sudah tidak aktif lagi. Saya sendiri yang buatkan surat pengunduran dirinya,” jelasnya.

Surat pengunduran Bayu Alexander Montang, SH 01 Oktober 2014

Senada dengan Ida, Nilawati Pelaksana Harian / Pemimpin Umum Nuansa Pos yang tercatat sebagai karyawan paling lama di Nuansa Pos bahkan masih bertugas hingga hari ini juga mengatakan hal yang sama.

Menurut Nila demikian sapaan akrabnya sejak menjabat sebagai anggota DPRD, Bayu tidak pernah lagi mengurus atau campur tangan terhadap persoalan yang menyangkut Nuansa Pos.”Sejak jadi anggota DPRD tidak ada lagi bapak campur tangan karena semua saya yang urus termasuk MoU saya yang urus. Pelaporannya saja bukan ke bapak lagi tapi ke Cikita Montang,” ungkapnya  (NP05)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here